Hidrosalping Mampu Sebabkan Infertilitas

Hidrosalping Mampu Sebabkan Infertilitas

May 26, 2022 Off By admin

Memiliki keturunan merupakan keinginan yang diinginkan oleh setiap pasangan yang sudah menikah, hal tersebut bertujuan untuk menemani mereka dan memiliki penerus. Namun, sayangnya tidak semua pasangan dapat beruntung memiliki keturunan atau anak. Bahkan ada beberapa pasangan yang hingga bertahun-tahun belum dikaruniai oleh si buah hati. Lalu mengapa hal tersebut dapat terjadi? Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan oleh beberapa hal di antaranya terjadinya ketidaksuburan yang terjadi pada pria atau wanita.

Jika ketidaksuburan atau infertilitas terjadi pada wanita, besar kemungkinan yang terjadi ialah hidrosalping. Hidrosalping ialah gangguan yang dapat terjadi dikarenakan seorang wanita mengalami pembengkakan pada salah satu atau kedua tuba fallopi. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh akumulasi cairan di dalamnya yang dapat dipengaruhi oleh infeksi yang mungkin pernah terjadi sebelumnya dan mungkin saja tidak menimbulkan gejala saat terjadi.

Tuba Fallopi sendiri ialah saluran dengan panjang kurang lebih 10-13 cm dan memiliki diameter kurang lebih 1 cm yang menghubungkan indung telur (ovarium) dan rahim. Saluran ini memiliki fungsi sebagai tempat berjalannya sel telur dari ovarium menuju rahim saat ovulasi dan sebagai tempat pertemuan antara sel telur dengan sperma saat proses pembuahan. Namun, tuba fallopi dapat terblokir dikarenakan konsekuensi dari operasi sebelumnya, seperti ligasi tuba atau operasi panggul. Bagian tersebut juga dapat terganggu dikarenakan pernah mengalami infeksi panggul sebelumnya, seperti klamidia, gonore, serta tuberkulosis.

Lalu benarkah hidrosalping dapat menyebabkan seorang wanita mengalami infertilitas atau ketidaksuburan yang menyebabkan sulit mendapatkan keturunan? Faktanya, ketika seorang wanita mengalami gangguan tuba fallopi atau hidrosalping pembuahan sel sperma dan sel telur akan menjadi lebih sulit. Hal ini dikarenakan terjadinya penyumbatan pada sel telur di dalam sistem reproduksi. Sumbatan ini umumnya terjadi karena terbentuknya jaringan ikat yang timbul dikarenakan infeksi sebelumnya. Sehingga, sumbatan tersebut membuat bertumpuknya air pada saluran telur. Cairan tersebut merupakan racun bagi embrio yang dapat menurunkan tingkat keberhasilan kehamilan. Walaupun berhasil, tingkat keguguran karena kelainan tersebut juga tinggi.

Hidrosalping termasuk dalam salah satu masalah kesuburan klasik yang dapat menyebabkan seseorang kesulitan untuk mengalami kehamilan. Meski tergolong dalam masalah yang cukup rumit, namun terdapat beberapa metode yang dipercaya ampuh untuk mengatasi kelainan atau masalah pada tuba fallopi tersebut dan tingkat keberhasilannya tercatat sangat baik.

Salah satu metode pengobatannya adalah IVF (In Vitro Fertilization) yang merupakan terapi kesuburan dengan metode hidrosalping bilateral. Dengan menerapkan metode IVF, dokter akan mengoptimalkan tingkat pembuahan, menempatkan embrio ke lokasi yang tepat, dan mendukung hormon baik untuk embrio yang berkembang awal agar tingkat keberhasilan naik.

Metode pengobatan lainnya yang dapat diterapkan adalah laparoskopi. Cara ini dilakukan dengan prosedur yang disebut neosalpingostomi, yaitu sayatan yang dibuat di ujung tuba falopi yang terganggu dan ujungnya dilipat. Dengan cara tersebut, tabung dari sistem reproduksi akan tetap terbuka. Meski begitu, tingkat kekambuhannya untuk terjadi sangat tinggi.

Tindakan laparoskopi terbilang akurat untuk mengetahui sejauh mana kondisi wanita yang mengidap gangguan ini. Pemeriksaan ini merupakan prosedur pembedahan minimal dengan memasukkan semacam alat teropong ke dalam rongga perut. Setelah itu, dokter akan melakukan pembedahan untuk menghilangkan sumbatan di saluran telur.

Setelah dilakukan tindakan ini, dokter akan menentukan prognosis atau kemungkinan yang dapat terjadi ke depannya untuk mendapatkan keturunan. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat, metode ini bisa saja menyebabkan terjadinya kehamilan di luar kandungan yang dapat mengancam nyawa. Maka dari itu, selalu pastikan kesehatan kehamilan Anda dengan rutin memeriksakan diri.