Tanda-tanda Demam Berdarah dan Tips Mudah Mencegahnya

Tanda-tanda Demam Berdarah dan Tips Mudah Mencegahnya

December 14, 2019 Off By admin

Demam berdarah atau DBD adalah penyakit dengan angka penderita yang cukup besar di Indonesia. Demam berdarah dapat menyebabkan demam tinggi, sakit kepala, ruam, dan rasa sakit di seluruh tubuh serta ditandai dengan tanda-tanda demam berdarah lain. Meskipun demam berdarah bisa sangat menyakitkan, kebanyakan orang yang menderita DBD mulai merasa lebih baik setelah beberapa hari dan pulih sepenuhnya dalam beberapa minggu. Namun, tentu saja dengan angka kematian yang tinggi di Indonesia akibat DBD, penyakit ini tidak boleh dianggap remeh.

Demam berdarah sering terjadi di daerah beriklim tropis dan subtropis, hal tersebut menjadi masalah besar di beberapa negara di Amerika Latin dan Asia Tenggara terutama Indonesia.

  • Bagaimana Orang Bisa Menderita Demam Berdarah?

Ketika nyamuk menggigit seseorang yang menderita demam berdarah, nyamuk menjadi terinfeksi virus DBD. Nyamuk yang terinfeksi virus kemudian menyebarkan virus ke manusia melalui gigitan, seperti itu dan seterusnya. Demam berdarah tidak menular, sehingga tidak dapat menyebar langsung ke perseorangan. Karena berbagai virus dapat menyebabkan demam berdarah, seseorang bahkan dapat terkena penyakit ini lebih dari sekali.

  • Apa Saja Tanda Demam Berdarah?

Demam berdarah biasa disebut “demam tulang”. Disebut demam tulang bukan berarti demam tersebut bisa mematahkan tulang, namun memang terkadang rasa sakit yang dirasakan penderita terasa seperti itu. Gejala demam berdarah biasanya muncul 4 sampai 14 hari setelah seseorang terinfeksi.

Seseorang yang terkena demam berdarah mungkin akan merasakan gejala seperti:

    • Demam yang amat tinggi.
    • rasa sakit di belakang mata dan di sendi, otot, dan atau tulang.
    • sakit kepala akut.
    • ruam
    • pendarahan dari hidung atau gusi.
    • mudah memar.

Beberapa orang bisa mendapatkan bentuk infeksi yang lebih serius. Mereka yang terinfeksi lebih serius akan memiliki gejala demam berdarah selama 2 hingga 7 hari. Setelah demam turun, mereka mungkin melihat gejala tambahan ini:

    • mual dan muntah.
    • sakit perut akut.
    • sulit bernafas.
    • pendarahan hebat.
  • Bagaimana Tips untuk Mencegah Demam Berdarah?

Anda dapat menjaga diri Anda bebas dari demam berdarah dengan menghindari gigitan nyamuk. Berikut beberapa tips mencegah demam berdarah yang bisa Anda praktekkan dirumah:

    • Gunakan kelambu di tempat tidur Anda.
    • Gunakan obat nyamuk sesuai petunjuk.
    • Batasi jumlah waktu yang Anda habiskan di luar siang hari, terutama di jam-
    • jam menjelang fajar dan senja, ketika nyamuk paling aktif.
    • Jangan beri nyamuk tempat berkembang biak. Mereka bertelur di air. Jadi singkirkan genangan air dalam hal-hal seperti kolam rendam dan selokan.
    • Ganti air, tempat penampungan air, dan vas bunga setiap beberapa hari.

Jika Anda telah di diagnosis menderita demam berdarah atau mengalami tanda-tanda demam berdarah diatas, segera hubungi Dokter atau pergi ke ruang gawat darurat rumah sakit, jika gejala Anda memburuk atau jika gejala baru muncul, terutama satu atau dua hari setelah demam turun. Untuk kasus ringan, dokter biasanya menyarankan minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi, banyak istirahat, dan minum acetaminophen untuk meredakan demam dan rasa sakit. Sebagian besar kasus demam berdarah tidak akan menyebabkan masalah jangka panjang. Tetapi demam berdarah membutuhkan perawatan di rumah sakit dengan cairan intravena (IV) dan pemantauan ketat. Itu sebabnya sangat penting untuk memanggil dokter atau pergi ke UGD jika gejala yang Anda rasakan semakin parah.