Yuk Kenali 7 Fungsi Asuransi Sebelum Membelinya!

Yuk Kenali 7 Fungsi Asuransi Sebelum Membelinya!

January 5, 2021 Off By admin

Pada zaman dahulu kala, asuransi hanya mempunyai 1 fungsi yaitu untuk meminimalisir risiko yang terjadi pada kita. Namun, fungsi tersebut berubah dan beradaptasi sesuai perubahan zaman.

Sekarang ada dua jenis fungsi asuransi di zaman modern, yaitu fungsi primer dan empat fungsi sekunder dari asuransi. Fungsi primer berkaitan dengan individu yang mempunyai asuransi, sementara fungsi sekunder berkaitan dengan tingkatan lapisan masyarakat yang lebih luas daripada 1 individu saja.

Yuk simak apa saja fungsi primer dan fungsi sekunder asuransi!

Fungsi Primer Asuransi

Ada tiga fungsi primer asuransi bagi individu yang risikonya ditanggung oleh asuransi.

  1. Pengalihan risiko. Risiko selalu ada dalam hidup dan tidak selalu bisa kita duga. Asuransi dapat mengalihkan risiko tersebut kepada perusahaan asuransi. Semisalnya kamu membeli asuransi kecelakaan dari Super You. Maka jika kamu mengalami risiko kecelakaan secara tiba-tiba, risiko itu bisa dialihkan ke perusahaan asuransi. Risikonya tidak lagi harus kamu yang tanggung, tetapi perusahaan asuransinya.
  2. Memberi ketenangan. Mengingat bahwa kita mempunyai lebih sedikit beban tanggungan untuk dipikirkan saat risiko terjadi, itu memberi kita suatu perasaan tenang. Kamu tidak lagi berfokus pada pertanyaan “what if” karena risiko finansial kamu sudah ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi.
  3. Perlindungan secara finansial. Ketika risiko terjadi, kamu akan menerima pertanggungan dari perusahaan asuransi. Pertanggungan ini menjadi perlindungan secara finansial, sehingga kamu pun tidak perlu mengambil jatah tabungan atau dana darurat.

Fungsi Sekunder Asuransi 

Berikut ada empat fungsi sekunder asuransi yang berguna bagi lapisan masyarakat:

  1. Risiko yang terjadi berkurang. Tentunya individu pemilik asuransi serta perusahaan asuransi sama-sama tidak ingin risiko terjadi. Karena itu, keduanya akan berusaha keras agar resiko bisa dicegah. Karenanya, perusahaan juga seringkali berusaha mengurangi risiko yang terjadi di masyarakat. Misalnya dengan menggandeng organisasi non-profit demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko tekanan darah tinggi agar mengurangi risiko penyakit kritis. Dengan risiko lebih kecil, premi asuransi pun bisa turun harganya dan bisa tersedia bagi lebih banyak orang.
  2. Premi asuransi sebagai modal investasi. Ketika perusahaan mendapat premi dari nasabah, premi ini tidak diam saja di perusahaan. Perusahaan menggunakannya sebagai investasi saham, obligasi, atau reksadana. Hal ini membantu menstimulasi perekonomian negara.
  3. Menaikkan angka produktivitas. Ketika individu mempunyai rasa aman / tenang akan masa depannya, maka mereka akan cenderung produktif. Hal ini berarti efisiensi dan produktivitas kerja individu yang memiliki asuransi dalam lebih produktif.
  4. Mendorong ekonomi bangsa. Memberi kepastian ekonomi dikarenakan produktivitas yang lebih baik dan adanya modal bagi perekonomian, asuransi mendorong ekonomi bangsa. Hal ini pun memperbaiki kualitas hidup rakyat.

Dengan adanya asuransi, individu dan ekonomi pun akan merasakan dampaknya. Untuk itu, jangan lupa untuk kembali mempertimbangkan risiko yang mungkin bisa terjadi kapan saja, serta menggunakan perlindungan asuransi yang terbaik bagi kamu dan keluarga.

Kalau masih bingung, coba dulu saja dengan produk asuransi online Super You. Ada asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, dan lainnya. Dengan premi yang lebih murah, proses yang lebih cepat dan mudah, serta dapat diakses dimanapun, pilih polis asuransi yang sesuai kebutuhan kamu! Mulai dari Rp30.000-an saja lho per bulan, tunggu apalagi?